Catatan Ibn Fadlan tentang Rus (Viking)

05Pernah nonton The 13th Warrior ? Antonio Banderas sebagai Ahmad ibn Fadlan. Ibn Fadlan benar-benar ada, dia seorang utusan khalifah Abbasiyah.

Ahmad ibn Fadlān ibn al-Abbās ibn Rāšid ibn Hammād adalah seorang musafir Arab abad ke-10, terkenal karena catatan perjalanannya sebagai utusan Khalifah Abbasiyah dari Baghdad ke raja Bulgar di Volga. Catatan yang paling terkenal tentang perjumpaannya dengan Viking di Volga, dan ia termasuk seorang saksi mata ritual pemakaman kapal Viking.

Sebagian besar catatan Ibn Fadlan didedikasikan untuk mendeskripsikan orang-orang yang disebut Rus atau Rūsiyyah. Para ahli mengidentifikasi mereka dengan Rus ‘atau Varangians, yang membuat catatan Ibn Fadlan dijadikan sebagai penggambaran paling awal tentang Viking. Read More…

Ternyata ICW Terima Dana Dari Yahudi

Sangat disayangkan, salah satu dari sekian penerima dana dari lembaga asing yang didirikan oleh seorang Yahudi, Michael Bloomberg, adalah Indonesian Corruption Watch (ICW).

Sebagaimana dirilis oleh kantor berita Antara, diantara delapan LSM di Indonesia yang menerima dana dari Bloomberg Initiative, satu diantaranya adalah ICW dengan penerimaan sebesar 45,470 ribu dolar AS.

Anggota Komisi IX DPR RI, Poempida Hidayatullah, mempertanyakan dana asing yang diterima Indonesian Corruption Watch (ICW) tersebut.

“Apakah ICW yakin dana asing itu dana bersih? Bukan hasil dari pencucian uang? Bagaimana ICW punya mekanisme mengecek bahwa dana asing itu mempunyai legitimasi,” kata Poempida ketika dihubungi wartawan. Read More…

Komnas HAM: Provokasi Sepilis Tingkatkan Islam Phobia

Semakin banyaknya orang maupun lembaga serta perusahaan yang anti terhadap Islam dan ajarannya, diungkapkan salah seorang anggota Komnas HAM, Saharudin Daming, sebagai buah dari provokasi kaum Sepilis yang benci terhadap Islam.

Kepada Suara Islam Online, Jumat (06/07/2012) Daming mengatakan, sikap phobia terhadap Islam masih sangat terasa di Indonesia yang notabene adalah negara dengan mayoritas Muslim.

“Misalnya saja kemarin ketika saya sedang menjadi narasumber dalam acara Diklat yang dihadiri oleh dua perwakilan kepala sekolah dari setiap provinsi. Bayangkan saja ada salah seorang staf Komnas HAM yang menjadi fasilitator dalam acara tersebut memilih keluar ruangan karena tidak tahan mendengar ceramah saya yang berjudul ‘HAM dipandang dari perspektif Islam’”, ujarnya prihatin.

Meski ia adalah anggota Komnas HAM, Saharudin Daming dengan tegas mengatakan bahwa fanatisme agama masih lebih baik daripada fanatisme terhadap Hak Asasi Manusia. Read More…

Hubungan Islam dan Jepang

Oleh Minister Sato, Wakil Duta Besar untuk Indonesia 2003

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hubungan antara Jepang dan Indonesia merupakan salah satu hubungan bilateral yang penting bagi Jepang. Dari pertukaran dan persahabatan yang telah lama terjalin, banyak orang Jepang yang merasa dekat dan mencintai Indonesia.

Pertukaran orang Jepang dan Indonesia mulai dari pada tahun 1600-an (seribu enam ratusan). Ketika beberapa orang Jepang tinggal di Indonesia yang masih berada dalam zaman penjajahan. Menurut dokumennya, pada tahun 1897 (seribu delapan ratus sembilan tujuh), sekitar 130 (seratus tiga puluh) orang Jepang tinggal di pulau Jawa. Sekarang, lebih dari 10,000 (sepuluh ribu) orang Jepang tinggal di Indonesia, dan lebih dari 20,000 orang Indonesia tinggal di Jepang. Dari angka ini, bisa dikatakan bahwa pertukaran antar orang semakin berkembang secara pesat. Dari segi hubungan ekonomi, Jepang adalah negara mitra perdagangan terbesar bagi Indonesia, dan juga merupakan negara donor terbesar. Melalui pertukaran orang dan ekonomi, banyak orang Jepang menaruh minat terhadap Indonesia, ingin tahu tentang Indonesia, dan ingin akrab dengan Indonesia. Dan memang, pemahaman orang Jepang terhadap Indonesia, terus makin mendalam. Read More…

“sometimes words are much sharper than swords”

Mewaspadai Gerakan Sekulerisme, Pluralisme, Liberalisme (Sepilis)

Bismillahirrahmanirrahim

يُرِيدُونَ أَن يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَن يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

“Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci.” (QS. At-Taubah:32)

Pendahuluan

Pernahkah Anda mendengar sebuah ‘fatwa’ yang menyatakan beberapa hal berikut ini:

  1. Bahwa homoseksual adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan sehingga dengan begitu homosexual diizinkan dan diperbolehkan dalam Islam?

  2. Bahwa menikah beda agama itu boleh?

  3. Bahwa murtad dari Islam itu boleh-boleh saja dan tidak berdosa?

  4. Bahwa semua agama itu sama menuju jalan kebenaran?

  5. Bahwa Al Qur’an adalah kitab saduran yang mengedit keyakinan dari kitab suci Kristen sekte Ebyon?

Kalau Anda pernah mendengar adanya seseorang yang mengatakan hal-hal demikian itu, maka apa kira-kira yang ada dalam pikiran Anda?

View original post 2,684 more words

Konflik Suriah Adalah Awal Al Malhamah Kubro

Gejolak yang terjadi di Suriah sudah seharusnya menuntut umat Islam membaca situasi dengan pendekatan Islam. Hal itu bisa dilakukan dengan mengkaji hadits-hadits akhir zaman agar kita tidak tersesat. Pernyataan ini disampaikan pimpinan Arrahman Qur’an Learning Centre (AQL), Bachtiar Natsir kepada hidayatullah.com, Rabu, (04/07/2012) di Jakarta.

“Bahwa perang akhir zaman sudah dimulai. Ini awal dari Al Malhamah Kubro. Jadi, jika kita membaca hadits-hadits ini adalah sebuah keniscayaan di luar dugaan masyarakat Suriah maupun pemimpinnya sebagai pekaku,” tuturnya.

Sesuai hadits-hadits akhir zaman, maka peristiwa Al Malhamah Kubro akan terjadi di wilayah Syam, yang kini masuk teritori Suriah, Palestina, Lebanon, dan Yordania. Suriah kemudian menjadi karena di situlah tempat Isa Al Masih akan turun memerangi Dajjal. Read More…

Dajjal Malapetaka Akhir Zaman

Dari Nawwas bin Sam’an رضي الله عنه, ia berkata: “Pada suatu hari, Rosululloh صلى الله عليه وسلم mengisahkan tentang Dajjal, beliau menganggapnya remeh, tapi juga merisaukannya. Sampai-sampai kami (para sahabat) merasa kawatir apabila Dajjal telah berada di sekitar kami, maka ketika kami menemui Rosululloh صلى الله عليه وسلم beliau mengetahui hal tersebut, kemudian bertanya: “Ada apa dengan kalian?,” kami menjawab: “Wahai Rosululloh, suatu hari engkau menyebutkan tentang Dajjal, engkau menganggapnya remeh tapi engkau juga merisaukannya sehingga kami kawatir Dajjal telah ada di tengah-tengah kami,” maka kemudian Rosululloh صلى الله عليه وسلم bersabda: “Bukan Dajjal yang lebih aku kawatirkan atas kalian, jika dia keluar sementara aku masih berada di tengah-tengah kalian, maka aku yang akan menghadapinya, tetapi apabila dia keluar sedangkan aku tidak ada di tengah-tengah kalian, maka masing-masing orang mengurus dirinya sendiri, (dan) Alloh عزّوجلّ adalah penolong bagi setiap muslim.

Dajjal adalah pemuda berambut keriting, matanya menonjol, seakan diriku memperumpamakannya seperti Abdul Uzza bin Qothon. [ Berkata al-Khottobi: “dia adalah seorang Yahudi,” adapun al Qori beliau mengatakan bahwa dia adalah seorang musyrik, karena Uzza adalah nama patung sesembahan. (Lihat Tuhfatul Ahwadzi 6/414). ] Read More…