Yerusalem bagi Yahudi-Zionis

Ketika orang Yahudi menolak Isa as sebagai Mesias dan kemudian membual bahwa mereka telah membunuh dia (al-Nisa, 4:157), mereka tetap yakin bahwa kedatangan Mesias yang Dijanjikan masih akan datang dan dengan kembalinya zaman keemasan Yudaisme. Mereka percaya bahwa kembalinya zaman keemasan diperlukan, antara lain berikut ini :

  • Tanah Suci akan dibebaskan dari kontrol Non Yahudi,
  • Orang Yahudi akan kembali ke Tanah Suci dari pengasingan mereka untuk merebut kembali Tanah Suci,
  • Negara Israel akan dibangun kembali,
  • Bait Suci akan dikembalikan untuk ibadah Yahudi kepada Tuhan dari agama Ibrahim,
  • Israel akhirnya akan menjadi Negara Penguasa di dunia dengan cara yang sama ketika dicapai di zaman Daud (sallalahu ‘alaihi wa sallam) dan Sulaiman (sallalahu ‘alaihi wa sallam),
  • Raja Yahudi yang akan menjadi Mesias, akan memerintah dunia dari takhta Daud (sallalahu ‘alaihi wa sallam), yaitu dari Yerusalem sebagai penguasa Israel,
  • Pemerintahannya akan kekal.

Tanah Suci telah direbut oleh Yahudi dari tangan Muslim (Non Yahudi) ketika Jenderal Inggris, Allenby, menaklukkan Yerusalem pada 1917.  Yahudi kini telah ‘kembali’  untuk mengklaim Tanah Suci setelah mereka berada dalam pengasingan yang telah ditetapkan oleh Tuhan selama 2000-tahun. Hal ini terjadi persis seperti yang Al-Qur’an nyatakan 1400 tahun yang lalu bahwa ini akan terjadi di ‘Akhir Zaman’. Negara Yahudi Israel didirikan pada tahun 1948 dan menetapkan klaim menjadi Negara seperti Israel kuno.

Semenjak 11 September serangan  terhadap Amerika telah menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi Israel untuk menguasai seluruh wilayah  yang dijanjikan dalam Taurat, yaitu dari sungai Mesir sampai ke sungai Efrat.

Dengan hanya menunggu runtuhnya dolar AS dan ekonomi AS, Eropa-Israel akhirnya bebas dari ketergantungan. Pertama  Inggris dengan Poundsterling dan kemudian Dollar Amerika Serikat. Negara Israel (Zionis) akhirnya akan menggantikan AS dan Inggris sebagai kekuatan super militer dan keuangan dunia.

Kepercayaan dasar bagi Yahudi (Zionis) untuk mendirikan negara Israel dan merebutnya dari Palestina adalah untuk mencapai nubuat yang di kabarkan di dalam Yudaisme. Mereka menghalalkan segala cara untuk mencapai impian menguasai dunia dan  zaman keemasan bangsa Yahudi, bahkan dengan cara kekerasaan sekalipun seperti yang mereka pertunjukan di Palestina. Tapi, sebaliknya bahwa ‘Mesias Palsu’ yang akan memimpin mereka melalui penipuan yang sangat indah sebagai cobaan  terbesar yang pernah ditimpakan kepada siapapun yang diciptakan Allah. Al-Masih al-Dajjal atau Dajjal, Mesias Palsu, yang dikenal didalam Kristen sebagai Anti-Kristus, diciptakan oleh Allah Swt dan akan dilepas ke dunia di Akhir Zaman untuk menyelesaikan misinya.

Sumber : “Yerusalem di dalam Al Qur’an” Syeikh Imran N Hosein

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: